Wednesday, November 16, 2005

“Norwegian Wood”, Novel Jepang Berselera Barat

Beberapa waktu lalu aku menyelesaikan sebuah novel, ahhhh akhirnya setelah begitu banyak bergelut dengan tugas kuliah. Lumayanlah sedikit buat refreshing. Dan ternyata novel ini memang luar biasa dan meninggalkan kesan yang mendalam.

Ada beberapa hal yang bisa dicatat dari novel ini. Pertama, ini adalah novel seorang penulis Jepang yang rasa-rasanya seperti bukan ditulis oleh orang Jepang. Karena tak satu pun menyinggung lokalitas Jepang kecuali setting tempat. Lagu-lagu yang disebut, karya sastra semuanya adalah karya pengarang Eropa.

Gaya penuturannya pun bukan gaya penulis Jepang pada umumnya, yang biasanya datar, sendu, dan tanpa emosi. Novel ini justru memberikan konflik batin yang mendalam pada setiap pembacanya. Gaya penulisanya mengingatkaku akan gaya Yukio Mihima, yang penuh gejolak emosi, dan terobsesi dengan seksualitas.

Haruki Murakami, Sang penulis novel ini, keluar dari tema favorit pengarang Jepang yang biasanya mengangkat tema pergolakan Jepang menemukan jatidirinya, pencarian identitas yang dibiarkan mengambang tentang Jepang tradisional yang memegang teguh adat ketimuran, dan Jepang modern yang kebarat-baratan.

Murakami justru lebih tertarik mengangkat tema kegilaan orang-orang yang berpandangan eksentrik dalam komunitasnya. Tentang kesepian, percintaan yang janggal, dan individu-individu yang bergulat melawan trauma atas masa lalu.

Dan akhirnya para individu itu mengatasi ketidakwarasan masing-masing dengan saling membantu. Perasaan dibutuhkan dan kesadaran akan ketidaksempurnaan sebagai manusia. Mendorong mereka untuk menolong sesamanya, yang sebenarnya menolong dirinya sendiri.

Murakami pun mempertanyakan makna percintaan dengan gaya yang tidak biasa. Tidak ada cerita romantis percintaan, yang ada adalah cinta segitiga yang aneh. Cinta yang membuat para tokohnya tenggelam dalam perdebatan mendalam pada dirinya. Aapa itu cinta, dan manakah cinta yang sebenarnya?


Yogyakarta, 151105

1 comment:

Armando Iswahyudi said...

Hi there,I enjoy reading through your article post, I wanted to write a little comment to support you and wish you a good continuationAll the best for all your blogging efforts.

Thanks:

mebel jepara
kursi tamu jati
meja makan minimalis
tempat tidur jati
kursi makan jati
lemari pakaian jati
kursi teras jati
rak tv minimalis
sofa tamu minimalis
furniture murah
gebyok jati
kursi tamu jati jepara