Friday, October 28, 2005

Desertasi Yang Menggugah

Seperti yang pernah kutulis, aku membaca desertasi yang sangat menarik. Desertasi doktoral dari Lori J. Flint di University of Georgia, Athens, mengapa sangat menarik? Aku menyelesaikannya hanya dalam kumulatif waktu 6 jam saja, selama 3 hari bereturut-turut. Penasaran dengan judulnya? “Self-Intervention of Gifted Underachievers: Stories of Success”.

Banyak hal menarik yang bisa dievaluasi. Pertama, desertasi ini sangat mudah dibaca, saat dapat di internet, aku pikir ini buku gratis. Tak terbayangkan ini desertasi, dan baru sadar setelah membaca sebagian. Desertasi ini ditulis dengan bahasa yang sangat mudah, dan gak ada istilah yang susah.

Padahal desertasi itu dalam bahasa Inggris, dan studinya tentang psikologi. Jadi bisa dibayangkan betapa jauhnya jarak aku, dan desertasi itu untuk bisa dimengerti. Tapi aku kok gak ngerasa susah ya, dan nyantai aja kayak membaca buku “Harry Potter” edisi Inggris.

Lalu aku membayangkan andai saja semua orang pintar, bisa menulis dengan bahasa segampang itu. Pastinya lebih banyak lagi orang yang pintar di dunia ini. Apakah begitu susah untuk menjelaskan konsep keilmuan dengan bahasa sederhana?
Atau karena gengsi, tak ingin disamakan dengan masyarakat kebanyakan???

Desertasi ini mengupas soal orang-orang berbakat, yang dulunya berprestasi dibawah kemampuannya, namun saat ini telah memanfaatkannya secara maksimal. Flint berusaha mencari tahu, apa titik tolaknya hingga mereka mampu bangkit dari persoalan itu. Respondennya terdiri atas empat orang, metode penelitian yang digunakan wawancara mendalam.

Temuannya antara lain, seluruh responden menyatakan pernah berkeinginan untuk bunuh diri. Ehmmm, ini mengkonfirmasi beberapa teman yang aku bisa merasakan aura keberbakatan mereka, dan mereka pun pernah berpikir untuk bunuh diri pada suatu masa dalam hidupnya.

Temuan lainnya, keempat responden itu pernah mengalami kesulitan dalam bergaul, terisolasi secara sosial, karena mereka berbeda dengan yang lain. Namun hanya tiga dari keempat orang itu yang menyadari kalo ia berbeda, sementara seorang lagi merasa ia tak berbeda.

Yang lebih mengagetkan lagi, adalah definisi tentang underachiever, ada seorang responden yang selalu menjadi bintang di kelas, dan mendapat nilai minimal B+ naumn tak pernah belajar. Ia masih merasa tak puas karena dia menganggap dirinya malas. Oh Tuhan, gak terbayang gak belajar aja udah segitu nilainya, gimana kalo belajar ya???

Lalu kesimpulan dari desertasi itu, mereka yang underachiever akhirnya berhasil memanfaatkan potensinya secara maksimal karena mereka menemukan seorang figur yang membuatnya merasa tertantang untuk berprestasi lebih baik lagi. Karena orang-orang yang selama ini bersamanya, kebanyakan orang tua hanya membiarkan saja dirinya berjalan tanpa memberikan standar yang menantang.

Padahal orang-orang berbakat membutuhkan tantangan agar tidak mengalami kebosanan. Karena ibarat lomba lari, mereka start lebih awal dan berlari lebih kencang. Jadi kebosanan adalah jawaban saat tak ada lagi yang menantang untuk dilakukan.

Temuan lainnya yang aku dapatkan, tapi aku lupa apakah juga ada di desertasi. Berdasar analisis jender, wanita lebih mampu berdamai dengan situasi kebosanan. Wanita akan menyikapinya dengan penuh ketelatenan untuk menghadapinya, sementara pria lebih memilih untuk meninggalkan begitu saja. Putus sekolah, dan memperoleh cap anak nakal dan bodoh.

Yah begitulah yang aku tangkap dari desertasi itu. Buat yang berminat untuk tahu lebih bantak soal orang berbakat atau temuan dari desertasi itu. Silahkan menghubungi saya lewat e-mail. Toh ilmu itu ada untuk dibagi bukan???

Yogyakarta, 281005

3 comments:

e9a said...

Salam kenal..
saya ega sekarang kuliah di jurusan psikologi pendidikan dan bimbingan universitas pendidikan indonesia bandung..
saya sangat terterk dengan tulisan-tulisan atau penelitian-penelitian mengenai anak underachiever., Kebetulan topik bimbingan dan konseling bagi siswa underachiever akan saya jadikan penelitian untuk skripsi saya..

e9a said...

Salam kenal..
saya ega sekarang kuliah di jurusan psikologi pendidikan dan bimbingan universitas pendidikan indonesia bandung..
saya sangat tertarik dengan tulisan-tulisan atau penelitian-penelitian mengenai anak underachiever., Kebetulan topik bimbingan dan konseling bagi siswa underachiever akan saya jadikan penelitian untuk skripsi saya..
Saya mohon bantuannya,, bila Anda mempunyai tulisan-tulisan atau penelitian-penelitian mengenai anak underachiever tolong kirimkan ke alamat email saya..
terima kasih
e9a_juv3holick@yahoo.com

e9a said...

Salam kenal..
saya ega sekarang kuliah di jurusan psikologi pendidikan dan bimbingan universitas pendidikan indonesia bandung..
saya sangat terterk dengan tulisan-tulisan atau penelitian-penelitian mengenai anak underachiever., Kebetulan topik bimbingan dan konseling bagi siswa underachiever akan saya jadikan penelitian untuk skripsi saya..
Saya mohon abntuannya bila Anda mempunyai tulisan-tulisan atau penelitian-penelitian mengenai anak underachiever,, tolong beritahu saya lewat email..
terimakasih sebelumnya,,
email saya e9a_juv3holick@yahoo.com