Wednesday, February 06, 2008

Dunia yang Lebih Damai...

Dunia saat ini bukan hanya sedang mengamati perekonomian AS yang sedang batuk-batuk, tetapi juga sedang berharap cemas tentang pemilihan Presiden AS yang akan dilakukan November mendatang. Pemilihan pendahuluan calon Presiden di AS yang sedang berlangsung, menjadi perhatian utama publik dunia. Menariknya, media cetak lebih banyak menyorot persaingan di kubu Partai Demokrat.

Hal ini punya dua alasan, pertama persaingan di kubu ini memang lebih sengit, karena keduanya akan menorehkan sejarah baru di AS, apabila mereka benar-benar menang di pemilu AS, maka mereka akan menjadi presiden kulit hitam pertama, atau presiden wanita pertama. Alasan kedua, sepertinya semua orang sudah percaya 90%, Partai Demokrat siapapun calon presidennya akan memenangkan pemilu AS.

Mengapa? Ini sebenarnya bukan hanya terjadi di Amerika Serikat. Pemilu Australia juga menghasilkan yang sama, Kevin Rudd dari Partai Buruh memenangkan pemilu yang baru berlangsung tahun lalu.

Partai Demokrat di AS dan Partai Buruh di Australia mempunyai paradigma yang hampir serupa, mereka lebih menyukai perdamaian, harmonisasi, dan pendekatan damai dalam mengatasi konflik. Ini bila kita melihatnya dari sisi kebijakan luar negeri.

Tampaknya, pendulum sedang bergerak ke arah sebaliknya. Karena selama ini rakyat mulai jenuh dengan berbagi konflik di berbagai belahan dunia. Misalnya konflik di Irak, yang hingga kini belum juga usai. Di mana AS dan Australia ikut bertanggung jawab. Implikasi perang Irak ternyata sangat meluas, karena terorisme kemudian menyebar ke berbagai negara.


Jakarta, 060108
On Blogging Mode On

1 comment:

Hafif said...

Semoga bumi ini bisa menjadi tempat yang lebih baik di masa yang akan datang.